Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang ”Apa Arti Manajemen Industri yang akan Dibekali untuk Keterampilan Kewirausahaan” yang perlu kita ketahui terlebih dahulu adalah apa itu manajemen industri dan kewirausahaan. Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Secara definisi Industri bisa diartikan sebagai suatu lokasi/tempat dimana aktifitas produksi akan diselenggarakan, sedangkan aktifitas produksi bisa dinyatakan sebagai sekumpulan aktifitas yang diperlukan untuk merubah satu kumpulan masukan (human resoursces, materials, energy, informasi, dll.) menjadi produk keluaran (finished product atau services) yang memiliki nilai lebih. Jadi manajemen industri berkaitan dengn bagaimana cara kita mengelolah suatu usaha yang bergerak dalam bidang produksi. Sedangkan Kewirausahaan berarti orang yang memberi dirinya untuk mengeksekusi suatu pekerjaan atau kegiatan.
Dalam dunia yang berkaitan dengan manajemen, kita harus memiliki jiwa wirausahawan. Dimana jiwa ini memiliki kemampuan membudayakan poteni sumber daya yang memadukan sacara potensial dengan IPTEK untuk menciptakan produk pesan baru. Untuk sukses dalam berwirausaha kita perlu perjuangan dan kerja keras yang terencana selain itu, untuk mencapai kesuksesan kita akan dihadapkan dengan berbagai tantangan didunia global. Adapun tantangan itu meliputi:
1. Keterbatasn peluang lapangan kerja baik diinstansi pemerinta dan suasa
2. Terbukanya peluang menjadi wirausahawan
3. Meningkatnya kompetisi dalam dunia usaha yang menuntut kualitas sumber daya manusia (SDA).
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.
Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools tersebut dikenal dengan 6M, yaitu men, money, materials, machines, method, dan markets.
1. Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.
2. Money atau Uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar-kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalamperusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional.
3. Material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana.
4. Machine atau Mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.
5. Metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usahai.
6. Market atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan) produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar